Wakatobi Terpilih Sebagai Lokasi Socio-Traveling Project Perdana

Share, Inspire & Create The Peace!

Wakatobi Terpilih Sebagai Lokasi Socio-Traveling Project Perdana

WAKATOBI | RIAKNEWS – Relawan Salam Matahotra 2018 yang terhimpun dalam Karya Langit Foundation akan melakukan visi edukasi sekaligus promosi budaya dan pariwisata Wakatobi.

Tim tersebut terdiri dari lima orang anak muda dari latar belakang dan disiplin ilmu berbeda mulai dari Manajemen Bisnis TIK, Desain Komunikasi Visual, Manajemen Bisnis hingga Traveler bahkan Publik Vigur Media Sosial Instagram yang memiliki follower lebih dari 80.000 pengikut aktif.

Founder dan Direktur Karya Langit Foundation, Muhammad Nur Afif Aulia menjelaskan, tim ini merupakan sebuah komunitas yang diisi oleh para anak muda yang konsen di bidang jasa pendidikan sosial dan pengembangan kepemudaan, berpusat di kota Bandung.

“Untuk pertama kalinya kita melakukan program lintas daerah dengan program bertajuk salam matahora, di mana kita akan rekrut relawan dari tiga komponen, pertama aktivis telekomunikasi atau Telkom yang fokus di ICT, yang kedua aktivis Desain Komunikasi Visual bentuk industri kreatif, dan yang ketiga adalah public figure di media sosial yang mempunyai follower yang cukup besar,” jelasnya, Rabu (11/7) di Wangiwangi.

Mahasiswa S1 Manajemen Bisnis Telekomunikasi dan Informatika, Telkom Universitas Bandung itu mengatakan, timnya akan berada di Wakatobi selama 10 hari kedepan.

“Kita membawa visi edukasi, jadi selama 10 hari di sini kita akan sharing ilmu tentang literasi TIK, minat baca anak dan desain komunikasi visual. Dimana outputnya nanti ada dua yang pertama ilmu, terus kita punya video dokumenter. kita akan buat sepuluh episode yang menceritakan seluruh potensi kekayaan alam dan budaya yang dimiliki Wakatobi. Objeknya para pelajar dari usia SD sampai tingkat SMA,” jelasnya.

Hasil dokumentasi dalam bentuk visual nantinya akan dipublikasi melalui lembaga-lembaga kepemudaan, kampus serta akun media sosial salah satu anggota tim yang saat ini menjadi publik figur di Instagram.

“Program ini Kami menyebutnya social travelling Project. Nantinya saluran publikasinya melalui media sosial, kampus-kampus dan lembaga kepemudaan yang ada di Bandung,” tambahnya.

Dengan adanya kegiatan ini, Aulia berharap timnya bisa berkolabirasi dengan Pemda setempat untuk membawa Wakatobi semakin terkenal. “Paling tidak Wakatobi ini semakin terkenal. Harapannya ke depan kita bisa berkolaborasi program-program selanjutnya,” akunnya.

sumber : riaknews.com | WAKATOBI DIPILIH JADI SOCIAL TRAVELLING PROJECT KARYA LANGIT FOUNDATION

Comments: 1

  1. Hi, this is a comment.
    To get started with moderating, editing, and deleting comments, please visit the Comments screen in the dashboard.
    Commenter avatars come from Gravatar.

Add your comment